Caitlin Halderman Kesulitan Pakai Dialek Malaysia di Pretty Little Liars Season 2

Caitlin Halderman didapuk oleh VIU memerankan karakter Ema, dalam series Pretty Little Liars Season 2. Pretty Little Liars merupakan series adaptasi Indonesia, dari series yang sudah viral produksi Warner Bros di Amerika Serikat. Caitlin Halderman tak menyangka menerima tawaran memainkan peran Ema, yang sebelumnya sukses dimainkan oleh Ema Farhana.

Bagi Caitlin, karakter Ema adalah peran yang menantang. Sebab, ia melakukan dialog dengan dialeg Malaysia, belum pernah ia lakukan sebelumnya. "Ema ini menantang banget. Harus menggunakan dialeg Malaysia saat dialog. Aku cuma belajar dua minggu aja sebelum syuting," kata Caitlin Halderman kepada Wartakotalive.com. Wanita berusia 21 tahun itu bersyukur diberikan pelatih yang bisa mengajarinya berdialeg Malaysia, guna mendalami peran Ema.

"Selama syuting tuh aku masih suka dengar VN coach aku. Aku dengerin itu aja terus," ucapnya. Menurut bintang film Surat Cinta Untuk Starla itu, dialeg Malaysia kesulitannya ada pada penekanan huruf R. "Malaysia R nya kayak orang luar. Kalau ngomong inggris R nya gampang dan kalau ngomog malaysia R nya susah. Susah sih," jelasnya.

Karakter Ema sendiri, diakui wanita kelahiran Jakarta, 17 Juli 2000 itu juga sulit karena berbeda dari dirinya. "Ema dia orangnya lembut banget dan tidak agresif. Terus banyak adegan mesra lah sama Naufal. Untungnya udah kenal lama, jadi gak susah sih bangun cemistrynya," terangnya. Caitlin Halderman berharap bergabungnya ia di series Pretty Little Liars season 2 bisa lebih sukses dari series sebelumnya, dan aktingnya menjadi Ema bisa diterima penonton.

"Aku berusaha menampilkan yang terbaik aja semoga mereka suka," ujar Caitlin Halderman. Series original VIU Pretty Little Liars Season 2 akan tayang pada 14 April 2022, yang mengangkat cerita masih adanya teror dari sosok A yang menghantui Anya Geraldine, Shindy Huang, Valerie Thomas, dan Caitline Halderman usai Yuki Kato meninggal dunia. Series Pretty Little Liars mengangkat isu tentang perundungan atau bully dikalangan pendidikan, yang sangat berdampak kepada korbannya.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.